25 Persen Pengguna Smartphone Masih Gaptek


Pertumbuhan pengguna Smartphone di Telkomsel tumbuh sebesar 60 persen tiap tahunnya. Tapi sayangnya pertumbuhan pengguna smartphone tersebut tisak dibarengi dengan pertumbuhan pengguna layanan data yang hanya tumbuh sebesar 30 persen saja.

Melihat fakta tersebut, Ririn Widaryani, VP Prepaid dan Broadband Marketing Telkomsel mengungkapkan bahwa pasti ada sesuatu yang salah. “Mungkin masyarakat masih gaptek (gagap teknologi -red) menggunakan smartphone”, jelasnya.

Lebih lanjut Ririn menyampaikan bahwa saat ini Telkomsel mempunyai 40 juta pelanggan yang terdeteksi menggunakan smartphone. Tetapi sayangnya dari jumlah tersebut sekitar 25 persen atau 10 juta pengguna ponsel pintar tersebut belum menggunakan layanan data.

Dari 40 juta pelanggan Telkomsel yang menggunakan smartphone, menurut Ririn 60 persennya merupakan pengguna Android, 4 persen merupakan pengguna iOS dan sisanya adalah pengguna Blackberry.

Ririn juga menyampaikan bahwa saat ini Telkomsel mempunyai 140 juta pelanggan prabayar dan ARPU penggunaan layanan data Telkomsel mencapai Rp40 Ribu.

Indosat Bagi-bagi Pulsa Gratis Setelah Isi Ulang


Untuk mengapresiasi pelanggannya, Indosat bagi-bagi pulsa gratis dalam promo “Hujan Pulsa”. Setiap pelanggan prabayar Indosat yang melakukan isi ulang pulsa bakal mendapat bonus pulsa hingga 100 persen.

“Kami berharap dengan adanya promo ini, pelanggan dapat merasakan mudahnya melakukan isi ulang pulsa sekaligus menikmati keuntungan langsung bonus nelpon, SMS dan internet dimanapun pelanggan berada,” ujar Andre Reinaldy H, Division Head IM3 Brand Segment Indosat.

Untuk mengikuti promo Hujan Pulsa ini menurut Andre, pelanggan Indosat baik pengguna Mentari maupun IM3 cukup melakukan satu kali registrasi. “Caranya kirim SMS dengan mengetik Gratis kirim ke 123 atau dengan tekan *123*1000# lalu pilih Hujan Pulsa,” jelasnya.

Setelah melakukan registrasi, pelanggan cukup melakukan isi ulang pulsa Rp 10.000 kemudian akan mendapatkan bonus pulsa sebesar 30% (Rp 3.000), dan untuk isi ulang Rp 25.000 maka pelanggan akan mendapatkan 50% (Rp 12.500). Bagi pelanggan yang isi ulang pulsa Rp 50.000 ke atas, akan mendapatkan bonus pulsa 100% (Rp 50.000 atau sesuai nilai isi ulang pulsa).

Bonus Pulsa yang diperoleh pelanggan dapat digunakan untuk Nelpon dan SMS ke Sesama Indosat serta Internetan sampai dengan 5 hari pada pukul 00.00 – 17.00. Untuk mengetahui bonus pulsa yang didapat, cukup tekan *555*3#.

Inilah Situs e-Commerce Favorit di Indonesia


Pertumbuhan e-commerce di Tanah Air memang merebak laksana jamur di musim hujan. Penetrasi smartphone yang kian meluas dan koneksi internet yang memadai menjadi pemicunya. Pemain jual beli online terus bermunculan dari ibu rumah tangga dengan modal pas-pasan jualan di media sosial, hingga yang disokong modal miliaran untuk memperkuat tajinya.

Berbagai penelitian menunjukkan tren belanja online yang kian meningkat. Pada minggu ketiga dan keempat Januari 2015, Selular.ID mengadakan polling untuk mengetahui apa situs e-commerce yang menjadi favorit konsumen. Ada delapan situs besar yang menjadi pilihan, selain memberikan ruang bagi pengunjung untuk memilih situs favoritnya di luar dari yang sudah disebutkan.

Hasilnya sesuai dengan prediksi, yaitu Lazada menjadi situs yang paling disukai. Sebanyak 36,45% memilih situs yang baru berdiri pada 2012 tersebut. Wajar saja, promosi mereka sangat gencar dengan memasang iklan digital hingga iklan di televisi. Di tingkat Asia Tenggara, secara total jaringan situs Lazada diakses tiga juta pengunjung tiap harinya. Dibanding para pesaing, Lazada juga menduduki posisi tertinggi di ranking Alexa Indonesia yaitu 12.

Setelah Lazada, posisi runner up diduduki oleh Tokopedia yang pada Oktober tahun lalu diguyur investasi Rp1,2 Triliun dari Softbank. Setelah itu, dilanjutkan posisi ketiga oleh Dinomarket. Posisi keempat ditempati dua pemain yaitu OLX dan Elevenia yang sama-sama mendapat porsi 8,41%. Kemudian Bhinneka, Blibli dan Blanja di urutan terakhir. Selain yang disebutkan di atas, ada beberapa situs belanja yang juga digemari pembeli yaitu Bukalapak, Sukamart, Bilna, Pink Emma, Zalora dan Forun Jual Beli Kaskus.

Facebook dan Xiaomi Masuki Layanan Uang Digital


Facebook dan Xiaomi meluncurkan layanan uang digital lewat aplikasi masing-masing. Xiaomi, yang kerap dijuluki "Apple-nya Cina", telah mengumumkan sistem deposit digital. Sistem Xiaomi ini dikabarkan mirip dengan sistem perbankan, yaitu perusahaan akan membayar bunga atas uang yang ditransfer pengguna ke rekening digitalnya.

Sedangkan sistem pembayaran Facebook, yang bisa digunakan beberapa bulan lagi, bekerja dengan berbasiskan pada aplikasi Messenger. Pada sistem Facebook, pengguna mengkoneksikan aplikasi Messenger ini dengan akun kartu debit. Ini akan memunculkan simbol dollar. Pengguna bisa mengirimkan sejumlah uang kepada pengguna aplikasi Messeger lainnya dengan mudah.

"Uang yang Anda kirimkan langsung terkirim saat itu juga," demikian pernyataan dari manajemen Facebook. Namun, untuk menggunakan uang ini, penerima harus menunggu satu hingga tiga hari, tergantung mekanisme bank yang digunakan.

Ini merupakan bisnis baru bagi Facebook, setelah merekrut President Paypal, layanan pembayaran digital, David Marcus, pada pertengahan bulan lalu. Ini membuat Facebook langsung berhadapan dengan layanan sejenis seperti Square dan Venmo, yang telah memiliki basis pengguna.

Sedangkan Xiaomi, merek ponsel lokal Cina yang paling besar, memasuki bisnis layanan pembayaran ini dengan metode yang agak berbeda.

Menurut Lin Bin, presiden Xiaomi, pengguna yang menyimpan uangnya pada dompet Xiaomi bakal mendapatkan imbalan bunga sekitar 3 persen. Xiaomi memang belum berencana mengembangkan layanan pembayaran digital seperti Apple Pay atau TenPay, yang cukup populer di Cina. "Membayar menggunakan ponsel dengan menggesekkannya belum jadi budaya saat ini," kata Lin.

Western Digital Rilis HDD 10 TB Hasil Kerjasama Dengan Toshiba


Western Digital Rilis HDD 10 TB Hasil Kerjasama Dengan Toshiba. Baru-baru ini, Western Digital meluncurkan sebuah produk HDD dengan kapasitas 10TB yang ditujukan untuk kelas enterprise.

Tetapi saat ini masyarakat umum bisa mendapatkan pilihan yang sedikit lebih kecil namun, di sisi lain tetap memiliki kapasitas yang besar.

Produk HDD terbaru ini merupakan produksi dari Toshiba yang memiliki kemampuan penyimpanan sebesar 6TB. HDD ini juga hadir dengan pilihan HDD eksternal maupun internal. Sehingga, para pengguna laptop juga dapat memakai HDD teranyar dari Toshiba ini. Dengan HDD yang memiliki kapasitas sangat besar ini, anda bisa menyimpan semua file penting ke dalamnya tanpa takut lagi kehabisan ruang penyimpanan.

Sesuai rencana, pihak Toshiba akan mulai menjual kedua produk HDD ini pada bulan Mei yang akan datang. Untuk harganya, HDD dengan kapasitas raksasa itu akan di tawarkan dengan harga sebesar 369 USD.

Untuk jenis eksternal akan dihadirkan dalam line up Canvio Desk, sedangkan untuk HDD internal akan hadir dalam variasi serial internal ATA 3. 0.

Potensial, Bisnis Digital di Indonesia Belum Optimal


Penetrasi adopsi perangkat mobile pintar sedang tumbuh pesat di Indonesia. Pertumbuhan tersebut mempengaruhi berbagai aktivitas penggunanya termasuk cara mengakses internet dan informasi yang ada di dalamnya.

Hal itu diungkap oleh Tommy Watimena, CEO PT Smart Tbk pada acara ID-CONNECT yang diselenggarakan Asosiasi Digital Indonesia (IDA) bertema 'Uncovering Digital Marketing Trends in 2015'. Dalam paparannya Tommy mengungkapkan bahwa perangkat mobile dan segala aktivitas di dalamnya berpeluang besar menjadi pasar baru dalam bisnis digital.

"Potensi yang ada di mobile itu sangat besar sekali, dunia periklanan juga seharusnya melakukan penyesuaian pada kebiasaan penggunaan internet di smartphone," kata Tommy yang menjadi salah satu pembicara di ID-CONNECT.

Dirinya juga menjelaskan bagaimana dunia iklan bisa memanfaatkan berbagai fitur yang ada di industri mobile maupun telekomunikasi untuk bisa menyampaikan iklan secara lebih tepat sasaran dengan cara yang unik.

"Lewat perangkat mobile dan layananan telekomunikasi kita bisa tahu penggunanya umur berapa, kerjanya apa, hobinya apa, lokasinya dimana bahkan apa yang sedang dibutuhkannya lewat informasi yang biasa diakses lewat internet," jelasnya.

Meski kebiasaan pengguna internet di Indonesia mulai beralih ke perangkat mobile Tommy menyebutkan bahwa industri periklanan digital di Indonesia masih lebih berpatokan pada perangkat komputer meja.

"Tren penggunaan internet sudah mulai beralih ke perangkat mobile. Namun, di industri iklan digital sekarang ini patokannya masih desktop karena sebagian besar praktivi digital advertising merupakan generasi desktop yang belum paham betul konsep mobile," kata Tommy.

Lebih lanjut, Tommy berharap para pelaku industri digital di Indonesia bisa lebih cepat menyesuaikan diri kepada perubahan kebiasaan pengguna internet di Tanah Air. "Potensi yang ada di digital mobile bakalan segera meningkat pesat, kita harus segera menyesuaikan diri," tandasnya. Sumber

XL Perkuat Layanan Iklan “Mobile”


XL Axiata memperkuat layanan mobile advertising (M-Ads) dengan menjalin kemitraan dengan salah satu perusahaan penyedia platform advertising digital asal Amerika, yaitu Mobilewalla. Perusahaan ini menyediakan sebuah platform media buying dan analisis big-data yang akan mempermudah pengiklan.
Pengiklan dapat mengetahui lebih lanjut target konsumen yang dituju melalui analisis demografis, jenis kelamin, hingga pola kebiasaan serta minat dari konsumen yang dituju dari seluruh pengguna Internet baik di Indonesia maupun regional.

Wakil Direktur XL, Dian Siswarini, menjelaskan kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen XL untuk dapat memberikan solusi dan kemudahan bagi para mitra pengiklan dalam memasarkan produknya secara lebih tepat sesuai dengan target pelanggannya melalui layanan mobile Ads.

“Kami juga berharap melalui kerja sama kemitraan ini juga akan semakin memperkuat posisi XL sebagai pionir dalam memberikan layanan “One Stop Shop” untuk Digital Advertising bagi mitra kerja dan pemegang merek di Indonesia,” ujar dia dalam siaran pers Jumat (20/2).

Dian menambahkan, seiring dengan perkembangan pangsa pasar Smartphone di Indonesia dan semakin beragamnya segementasi dari pengguna, menjadi peluang bagi kami untuk menggali lebih lanjut akan potensi bisnis layanan periklanan digital.

Melalui beragam penawaran dan solusi yang praktis dan tepat guna bagi pengiklan, kami dapat memberikan tidak hanya sinergi akan jenis media beriklan yang digunakan, namun juga target pasar yang memadai.

Mobilewalla merupakan penyedia platform yang memfasilitasi perencanaan dan pelaksanaan pemasangan iklan digital yang membantu pengiklan dalam menentukan target pasar dengan tepat sesuai dengan karakteristik masing-masing pasar. Dengan teknologi big data XL memungkinkan pengiklan untuk memilih target konsumen berdasarkan data demografis dan klasifikasi psikografis dari konsumen. Sumber